Visi & Misi
Motto :
Beraksi “Berakhlak dan Berprestasi”
Visi :
Terwujudnya sekolah yang membentuk generasi beriman , bernalar kritis, kreatif, mandiri untuk menghadapi tantangan zaman dan memiliki karakter peduli lingkungan.
Misi :
- Membentuk karakter murid yang beriman, berakhlak mulia, melalui keteladanan, pembinaan akhlak dan budaya positif di lingkungan pesantren dan sekitarnya.
- Mengembangkan kemampuan bernalar kritis dan analitis melalui pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan berbasis pemecahan masalah.
- Mendorong kreativitas dan inovasi siswa melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang merangsang imajinasi, seni, dan teknologi.
- Membangun kemandirian dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran yang berbasis proyek, kewirausahaan, dan pengembangan diri.
- Menyiapkan peserta didik yang adaptif dan kompetitif dalam menghadapi perubahan zaman dengan keterampilan abad 21.
- Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan berkelanjutan.
- Mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah.
- Membiasakan perilaku ramah lingkungan melalui kegiatan pengelolaan sampah, konservasi air, penghematan energi, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
- Meningkatkan partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup.
TUJUAN :
Meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk dapat hidup mandiri dan membekali peserta didik untuk dapat mengikuti pendidikan lebih lanjut.
- Terwujudnya lulusan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia melalui peningkatan kehadiran dalam kegiatan keagamaan dan penurunan pelanggaran tata tertib.
- Terbentuknya lulusan yang mampu bernalar kritis dan kreatif, terbukti dari kenaikan rata-rata nilai mata pelajaran berbasis proyek dan peningkatan partisipasi dalam lomba ilmiah.
- Terciptanya peserta didik yang mandiri dan bertanggung jawab, diukur dari kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri dan menurunnya kasus ketidak bertanggungjawaban.
- Terlaksananya pembelajaran berbasis teknologi dan literasi digital, dengan 90% guru telah mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
- Terciptanya budaya sekolah yang kolaboratif dan berorientasi pada perbaikan, ditandai dengan meningkatnya kepuasan warga sekolah dan jumlah kegiatan kolaboratif.
- Terjalinnya kemitraan aktif dengan orang tua dan masyarakat, terukur dari peningkatan partisipasi mereka dalam mendukung program pendidikan yang holistik.
- Terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman sebagai tempat belajar yang menyenangkan.
- Terciptanya kesadaran dan kepedulian warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup.
- Terwujudnya pengembangan serta pelestarian keanekaragaman hayati melalui penghijauan, taman sekolah, dan pemanfaatan lahan sekolah secara produktif.
- Terciptanya keterlibatan peserta didik dalam berbagai program dan aksi nyata peduli lingkungan.