Visi & Misi

Motto :
Beraksi “Berakhlak dan Berprestasi”

Visi :
Terwujudnya sekolah yang membentuk generasi beriman , bernalar kritis, kreatif, mandiri untuk menghadapi tantangan zaman dan memiliki karakter peduli lingkungan.

Misi :

  1. Membentuk karakter murid yang beriman, berakhlak mulia, melalui keteladanan, pembinaan akhlak dan budaya positif di lingkungan pesantren dan sekitarnya.
  2. Mengembangkan kemampuan bernalar kritis dan analitis melalui pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan berbasis pemecahan masalah.
  3. Mendorong kreativitas dan inovasi siswa melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang merangsang imajinasi, seni, dan teknologi.
  4. Membangun kemandirian dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran yang berbasis proyek, kewirausahaan, dan pengembangan diri.
  5. Menyiapkan peserta didik yang adaptif dan kompetitif dalam menghadapi perubahan zaman dengan keterampilan abad 21.
  6. Menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, nyaman, dan berkelanjutan.
  7. Mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dalam kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah.
  8. Membiasakan perilaku ramah lingkungan melalui kegiatan pengelolaan sampah, konservasi air, penghematan energi, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
  9. Meningkatkan partisipasi aktif seluruh warga sekolah dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup.

TUJUAN :

Meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk dapat hidup mandiri dan membekali peserta didik untuk dapat mengikuti pendidikan lebih lanjut.

  1. Terwujudnya lulusan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia melalui peningkatan kehadiran dalam kegiatan keagamaan dan penurunan pelanggaran tata tertib.
  2. Terbentuknya lulusan yang mampu bernalar kritis dan kreatif, terbukti dari kenaikan rata-rata nilai mata pelajaran berbasis proyek dan peningkatan partisipasi dalam lomba ilmiah.
  3. Terciptanya peserta didik yang mandiri dan bertanggung jawab, diukur dari kemampuan menyelesaikan tugas secara mandiri dan menurunnya kasus ketidak bertanggungjawaban.
  4. Terlaksananya pembelajaran berbasis teknologi dan literasi digital, dengan 90% guru telah mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar-mengajar.
  5. Terciptanya budaya sekolah yang kolaboratif dan berorientasi pada perbaikan, ditandai dengan meningkatnya kepuasan warga sekolah dan jumlah kegiatan kolaboratif.
  6. Terjalinnya kemitraan aktif dengan orang tua dan masyarakat, terukur dari peningkatan partisipasi mereka dalam mendukung program pendidikan yang holistik.
  7. Terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman sebagai tempat belajar yang menyenangkan.
  8. Terciptanya kesadaran dan kepedulian warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan hidup.
  9. Terwujudnya pengembangan serta pelestarian keanekaragaman hayati melalui penghijauan, taman sekolah, dan pemanfaatan lahan sekolah secara produktif.
  10. Terciptanya keterlibatan peserta didik dalam berbagai program dan aksi nyata peduli lingkungan.